Modul Basisdata Subquery

Subquery

Subquery (disebut juga subselect atau nested select / query atau inner- select) adalah query SELECT yang ada di dalam perintah SQL lain— misalnya SELECT, INSERT, UPDATE, atau DELETE.

Keberadaan subquery secara nyata mampu menyederhanakan persoalanpersoalan rumit berkaitan query data. Sebagai contoh, misal terdapat pernyataan sebagai berikut:

“Dapatkan data mahasiswa yang alamatnya sama dengan mahasiswa dengan nim 103”

Secara normal, diperlukan dua tahapan untuk menyelesaikan kasus di atas. Pertama adalah mendapatkan alamat dari mahasiswa yang memiliki nim 104. Langkah selanjutnya, baru kita bisa mengetahui data mahasiswa yang alamatnya sama dengan mahasiswa dengan nim 104.

Adapun dengan memanfaatkan subquery, maka penyelesaian kasus di atas hanya memerlukan sebuah query. Pada hakekatnya, subquery sangat berguna ketika sebuah query didasarkan pada nilai-nilai yang tak diketahui.

A. Scalar Subquery

Subquery baris tunggal (scalar) hanya mengembalikan hasil satu baris data.

B. Multiple-Row Subquery

Subquery baris ganda (multiple-row) mengembalikan lebih dari satu baris data.

C. Multiple-Column Subquery

Subquery kolom ganda (multiple-column) mengembalikan lebih dari satu baris dan satu kolom data.

Latihan

1. Himpunan Entitas

Dalam latihan ini digunakan kembali tiga buah tabel—meliputi mahasiswa, ambil_mk, dan matakuliah—yang telah dibuat sebelumnya, dan ditambah dengan dua buah tabel baru, yaitu dosen dan jurusan. Untuk itu, terlebih dahulu ciptakan tabel dosen dan jurusan

Tabel Dosen
Tabel Jurusan
Tabel ambil_mk
Tabel Mahasiswa
Tabel Matakuliah

2. Scalar Subquery

Contoh subquery baris tunggal adalah mendapatkan data mahasiswa yang Jenis kelaminnya sama dengan mahasiswa dengan nama “Wati”. Bisa digambarkan, langkah pertama dari operasi di bawah adalah mendapatkan jenis kelamin mahasiswa dengan nama “Wati”, kemudian hasilnya yakni “P” akan digunakan oleh main query.

kode terdapat pada gambar

3. Multiple-Row Subquery

Pada subquery ini, kita menggunakan operator komparasi IN, ANY / SOME, atau ALL.

OPERATOR IN

Operator IN memiliki arti : sama dengan member di dalam list. Sebagai contoh, kita bisa menggunakan operator ini untuk mendapatkan data dosen yang mengajar matakuliah.

OPERATOR ANY / SOME

Operator ANY / SOME memiliki arti : membandingkan suatu nilai dengan setiap nilai yang dikembalikan oleh subquery.

Misalkan kita ingin mendapatkan data matakuliah yang memiliki sks lebih besar dari sem barang sks matakuliah di semester 3.

OPERATOR ALL

Operator ALL memiliki arti : membandingkan suatu nilai dengan semua nilai yang dikembalikan oleh subquery.

Misalkan kita ingin mendapatkan data matakuliah yang memiliki sks lebih besar dari sem ua sks matakuliah di semester 3. Operator < ALL ekuivalen dengan MIN (kurang dari minn). Operator > ALL ekuivalen dengan MAX (lebih dari makss).

4. Multiple-Column Subquery

Subquery kolom ganda (atau tabel) juga menggunakan operator komparasi IN, ANY / SOME, atau ALL. Pada query ini, nilai dari subquery—dalam bentuk kolom ganda—dikomparasi dengan main query.

Sebagai contoh, misalkan kita ingin menampilkan data matakuliah yang semester dan sksnya sesuai dengan semester dan sks matakuliah dengan kode “PTI447”.

5. Operator EXISTS dan NOT EXISTS

Operator EXISTS dan NOT EXISTS digunakan pada correlated subquery untuk memeriksa apakah subquery mengembalikan hasil atau tidak. Apabila subquery mengembalikan hasil, EXISTS akan mengembalikan nilai true. Begitu pula sebaliknya, jika tidak mengembalikan hasil.

Sebagai contoh, pernyataan berikut akan mendapatkan data matakuliah yang diambil oleh mahasiswa.

OPERATOR EXSIST
OPERATOR NOT EXSIST

6. Subquery dan Fungsi Agregat

Operasi-operasi pada subquery juga dapat melibatkan fungsi-fungsi agregat.

Sebagai contoh, misalkan ingin mendapatkan data matakuliah yang memiliki sks sama dengan sks terkecil.

7. Subquery dan Join

Dalam beberapa kasus sederhana, fungsionalitas subquery dan join dapat dipertukarkan. Dengan kata lain, keduanya dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang sama.

Sebagai contoh, misalkan kita ingin mendapatkan kode dosen dan nama dosen yang tidak mengajar matakuliah

PENDEKATAN SUBSEQUERY :

PENDEKATAN JOIN :


TUGAS PRAKTIKUM

  1. Dapatkan data mahasiswa yang alamatnya sama dengan mahasiswa dengan nim102, tidak termasuk mahasiswa tersebut

2. Dapatkan matakuliah yang tidak diajar oleh dosen terdaftar.

3. Dapatkan data dosen yang mengajar matakuliah dengan sks lebih kecil dari sembarang sks.

4. Dapatkan nim, nama, dan alamat mahasiswa yang tempat tinggalnya sama dengan dosen yang mengajar matakuliah dengan jumlah sks terbanyak.

Tulis dengan kode
Select nim,nama,alamat FROM mahasiswa WHERE alamat IN(Select alamat_dos from dosen d,matakuliah m WHERE m.kode_dos = d.kode_dos AND sks > ANY(select sks FROM matakuliah));

SEKIAN DAN TERIMAKASIH 😀

MODUL 3, MODUL 4, & TUGAS BUKU

MODUL 3 PERCABANGAN

a. bentuk if

Perintah IF ini akan menjalankan statement jika kondisinya bernilai benar (True). Keterangan: Kondisi merupakan statemen atau variable yang akan diperiksa TRUE atau FALSE-nya

if (kondisi) { 
statement-jika-kondisi-true; 
}

b. bentuk if else

Dalam bentuk ini jika ekpresi bernilai benar maka statement_1 akan dijalankan, tetapi jika salah maka statement_2 yang akan dijalankan. Keterangan: Kondisi merupakan statemen atau variable yang akan diperiklsa TRUE atau FALSE-nya. Jika kondisinya TRUE maka statemen yang berada di blok if akan dieksekusi, sebaliknya jika konfidinya FALSE maka statemen yang berada di blok else yang akan dieksekusi.

if (kondisi){ 
 statement-jika-kondisi-true; 
} else { 
statement-jika-kondisi-false; 
}

c. bentuk if-else if

Bentuk if-else if ini cocok untuk melakukan pengambilan keputusan yang melibatkan banyak kondisi.

if(kondisi_1) 
    { statement-jika-kondisi-1-true; } 
else if(kondisi_2) 
    { statement-jika-kondisi-2-true; } 
else if (kondisi_n)
    { statemen-jika-kondisi-n-true; }

d. bentuk kondisi khusus

(Kondisi) ? benar : salah;

Keterangan: Kondisi merupakan statemen atau variable yang akan diperiksa TRUE atau FALSE-nya. Statemen pada blok benar dan salah hanya boleh satu statemen saja.

e. bentuk switch case

Pada prinsipnya penggunaan switch hampir sama dengan pengunaan kondisi if–elseif. Dalam pengunaan switch juga disertakan perintah break. Tanpa perintah break semua peryataan akan dijalankan. Bentuk pernyataan switch yaitu :

switch ($var){ 
case ‘1’: statemen-1; break;
case ‘2’: statemen-2; break;
case ‘n’: statemen-n; break; }
if(kondisi_1) { 
      statement-jika-kondisi-1-true;
 } else if(kondisi_2) { 
       statement-jika-kondisi-2-true; 
} else if (kondisi_n){ 
       statemen-jika-kondisi-n-true; 
}
Keterangan:
$var merupakan variable yang akan diperiksa isi atau nilainya. Tipe data variable ini tidak dibatasi. Value atau isi pada case juga bias berupa string, integer, boolean. Boleh menggunakan kutip tunggal maupun kutip ganda.

LATIHAN

latihan 1

latihan 2

latihan 3

latihan 4

latihan 5

latihan 6

Tugas modul 3

MODUL 4 FUNGSI

Dasar Teori

Fungsi adalah sekumpulan intruksi yang dibungkus dalam sebuah blok. Fungsi dapat digunakan ulang tanpa harus menulis ulang instruksi di dalamnya. Fungsi pada PHP dapat dibuat dngan kata kunci function, lalu diikuti dengan nama fungsinya.
Cara pemanggilan fungsi cukup dengan menuliskan nama dari fungsi tersebut. Fungsi ini bisa dipanggil berulang – ulang dan dapat diletakkan di bagian manapun. Aturan pembuatan fungsi sama dengan aturan dalam pembuatan variabel.

Jenis-Jenis Fungsi

1. fungsi dengan parameter
Parameter digunakan sebagai input untuk fungsi yang selanjutnya diolah oleh            fungsi tersebut. Jumlah parameter dari fungsi boleh lebih dari satu. Untuk memisahkan antar parameter digunakan tanda koma (,).

2. fungsi dengan return value
Sebuah fungsi juga dapat mengembalikan suatu nilai. Dalam sebuah fungsi hanya boleh terdapat satu return value. Nilai yang dikembalikan dapat berupa suatu bilangan real dan string.

3. fungsi tanpa parameter dan return value
Sebuah fungsi yang tidak memiliki parameter dan return value biasanya digunakan untuk menampilkan suatu mekanisme atau tampilan, di mana mekanisme tersebut tidak memerlukan inputan dan nilai kembalian / return value.

4. fungsi dengan parameter default
Nilai default dapat diberikan di parameter. Nilai default berfungsi untuk mengisi nilai sebuah parameter, kalau parameter tersebut tidak diisi dengan inputan nilainya.

Latihan

latihan 1

latihan 2

latihan 3

latihan 4

Tugas modul 4

TUGAS BUKU

Data Siswa

MODUL 1 & 2 PHP

MODUL 1

PHP (Preprocesor Hypertext) adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server-side. Artinya semua sintaks yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan oleh server, sedangkan yang dikirimkan ke browser hanya hasilnya saja berupa HTML. Untuk membedakan perintah HTML dengan PHP digunakan tanda:

<?
……………

?>
atau

<?php

                  ....................
?>

Membuat dan Menyimpan File PHP

Cara untuk membuat dan menyimpan file PHP sama dengan cara membuat dan menyimpan file HTML. Pembuatan file PHP dilakukan dengan menggunakan aplikasi editor kode (notepad, sublime text, bracket, dll). Sedangkan cara menyimpan file PHP sedikit berbeda dengan HTML. Jika HTML disimpan menggunakan ekstensi .html maka file PHP disimpan dengan menggunakan ekstensi .php. File HTML yang didalamnya terdapat sintaks PHP meskipun hanya satu baris, file tersebut harus disimpan dengan menggunakan ekstensi .php, karena jika disimpan menggunakan .html maka sintaks PHP tersebut tidak akan diproses dan akan ditampilkan dalam web browser seperti apa adanya (berupa kode-kode). File PHP harus disimpan pada web server, disini kita akan menggunakan XAMPP, maka file harus disimpan pada direktori C:\xampp\htdocs.

Membuka File PHP

Untuk membuka file PHP harus dilakukan dengan menggunakan web server. Buka web browser dan ketik http://localhost/nama_file.php . Nama file sesuai dengan nama file yang disimpan.

Menampilkan Data di Dalam Program

Sintaks PHP untuk menampilkan data pada web browser adalah : <? php echo “SMK Telkom Malang”;?>

PHP Tipe Data

Dalam bahasa pemrograman yang lain, ada bermacam-macam tipe data, misalnya integer(bilangan bulat), float (bilangan pecahan), char(karakter angka dan huruf), string(kumpulan huruf atau kata), dan berbagai tipe lainnya.
PHP mengenal dua tipe data sederhana; numerik dan literal/string. Ditambah dengan dua tipe data yang tidak sederhana, yaitu array dan object. Tipe Numerik dapat menyimpan bilangan bulat. PHP mampu menyimpan data bilangan bulat dengan jangkauan dari -2 milyar sampai+2 milyar. Contoh bilangan bulat: 3, 7, 20.

Selain itu, tipe numerik juga digunakan untuk menyimpan bilangan pecahan. Sedangkan tipe literal/string dapat digunakan untuk menyimpan data berupa kumpulan huruf, kata, dan angka. Tipe boolean, yang dikenal dalam bahasa program yang lainnya, tidak ada dalam PHP.
Untuk menguji benar salah (true/false), kita menggunakan tipe data yang tersedia. FALSE dapat digantikan oleh integer 0, atau string kosong, yaitu “”. Selain nilai itu, semua dianggap TRUE.

PHP Variabel

Variabel digunakan sebagai tempat penyimpanan data sementara. Data yang disimpan dalam variabel akan hilang setelah program selesai dieksekusi. Untuk penyimpanan data yang permanen, kita dapat menyimpan data di database atau di disk.
Untuk membuat suatu variabel dalam PHP, digunakan tanda string($) sebagai pendeklarasian awal. Aturan – aturan yang dapat digunakan untuk menuliskan variabel adalah sebagai berikut :

  • Pendeklarasian variabel harus ditandai dengan string ($)
  • Variabel dapat menggunakan huruf kecil maupun huruf besar atau perpaduan keduanya
  • Penulisan awal variabel tidak boleh menggunakan angka
  • Apabila ingin menggunakan angka sebagai variabelnya, maka dapat menggunakan tanda underscore() untuk memulainya
  • Nama variabel yang terdiri lebih dari satu kata, dapat dipisahkan dengan underscore ()

Menampilkan Nilai Variabel Dengan Echo

Nilai variabel dengan mudah ditampilkan dengan menggunakan echo, baik nilai yang berupa bilangan maupun string.

Variabel Biasa

Standar penulisan variabel adalah dengan menggunakan tanda ($) yang kemudian diikuti dengan nama variabel kemudian isi dari variabel. Dari variabel – variabel tersebut dapat dibaca berulang – ulang kali dalam satu halaman web.

Variabel Dalam Kelompok

Bentuk variabel ini biasanya digunakan untuk mendeklarasikan data apabila menggunakan fungsi dalam PHP, isi dari data yang ada pada variabel tersebut tidak ditampilkan apabila melakukan pemanggilan fungsi yang mendeklarasikan variabel tersebut. Pemanggilan variabel di dalam sebuah fungsi menggunakan perintah global. Sedangkan untuk melakukan pemanggilan fungsi, cukup dengan memanggil nama fungsinya.

Variabel Antar Halaman

Bentuk dari variabel ini biasanya digunakan untuk mengantarkan data yang ada dari setiap variabel ke dalam halaman lain. Bentuk – bentuk variabel ini biasanya berasal dari data seperti form.

Komentra Dalam PHP

Seperti halnya bahasa pemrograman yang lain, komentar dalam suatu kode PHP tidak akan dieksekusi. Terdapat dua cara memberikan komentar dalam PHP yaitu : Diberikan tanda // di depan teks komentar. Perintah ini hanya bisa berlaku untuk komentar dalam satu baris  Diberikan tanda /* di depan teks komentar dan diakhiri dengan */. Perintah ini digunakan untuk komentar yang terdiri lebih dari satu baris.

Latihan

VARIABEL BIASA

VARIABEL DALAM KELOMPOK

VARIABEL ANTAR HALAMAN

————————————————————————————————————————————

PRODUKTIF

————————————————————————————————————————————

MODUL 2

Dalam bahasa pemrograman secara umum, operator digunakan untuk memanipulasi atau melakukan proses perhitungan pada suatu nilai. Operator yang akan kita pelajari adalah operator aritmatik, perbandingan, gabungan aritmatik dan assignment, serta operator logika.

operator aritmatika Digunakan untuk melakukan perhitungan matematika.

Operator perbandinganDigunakan untuk menguji hubungan antara nilai atau variabel. Operator ini digunakan dalam suatu statement bersyarat yang selalu menghasilkan nilai TRUE atau FALSE.

Gabungan Operator Aritmatika dan Asigment Operator aritmatik merupakan operasi untuk perhitungan matematika, sedangkan yang dimaksud dengan operator assignment adalah operator samadengan(=).

Operator pre/post increment dan decrement Merupakan pengembangan dari gabungan operator aritmatik dan assignment. Increment berarti peningkatan/penambahan, sedangkan decrement berarti penurunan/pengurangan. Operator ini hanya digunakan pada proses increment maupun decrement dengan tingkat 1. Artinya semua angka akan selalu dinaikkan / dikurangkan 1.

Operator Logika Membandingkan dua pilihan nilai, biasanya digunakan pada struktur if – else.

Latihan

————————————————————————————————————————————

————————————————————————————————————————————

————————————————————————————————————————————

Array

Array merupakan tipe data terstruktur yang berguna untuk menyimpan sejumlah data yang bertipe sama. Bagian yang menyusun array disebut elemen array. Masing-masing elemen array dapat diakses melalui index array. Index array dapat berupa biangan integer atau string.

Latihan

————————————————————————————————————————————

————————————————————————————————————————————

————————————————————————————————————————————

————————————————————————————————————————————

Itulah Beberapa Materi dan Contoh Latihan Yang merupakan Dasar Penggunaan PHP. Silahkan dipelajari dan dicoba

TERIMAKASIH 😀

Basdat Join

RELATIONSHIP

Relationship adalah suatu hubungan antara beberapa entitas. Konsep ini sangat penting sekali di dalam basis data, di mana memungkinkan entitas- entitas untuk saling berhubungan satu sama lain. Di dalam sebuah relationship, primary key memiliki peran penting untuk mengaitkan entitas. Selain itu, primary key juga digunakan untuk mendefinisikan batasan keterhubungan.

JOIN

Join merupakan salah satu konstruksi dasar dari SQL dan basis data. Join dapat didefinisikan sebagai kombinasi record dari dua atau lebih tabel di dalam basis data relasional dan menghasilkan sebuah tabel (temporary) baru yang disebut sebagai joined table.
Join dapat diklasifikasikan ke dalam dua jenis, yaitu inner join dan outer join.

a. inner join inner join pada dasarnya adalah menemukan persimpangan (intersection) antara dua buah tabel

B outer join dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu left outer join, right outer join, dan full outer join. Left outer join (atau left join) mengembalikan semua nilai dari tabel kiri ditambah dengan nilai dari tabel kanan yang sesuai (atau NULL jika tidak ada nilai yang sesuai). Right outer join (atau right join) pada dasarnya sama seperti left join, namun dalam bentuk terbalik—kanan dan kiri. Full outer join (atau full join) pada hakekatnya merupakan kombinasi dari left dan right join.

UNION

MySQL Union adalah statemen yang mengkombinasikan dua buah atau lebih resultset dari beberapa table dengan statemen SELECT sehingga menjadi satu buah resulset. Union Statemen memiliki beberapa ketentuan sebagai berikut. a. Jumlah kolom/field dari setiap statemen SELECT harus sama. b. Tipe data kolom/field dari setiap statemen SELECT harus kompatibel. Secara default Statemen UNION akan menghapus semua record duplikat dari resultset. Apabila Anda ingin record duplikat tetap di tampilkan maka pada resultset tuliskan secara explisit UNION ALL

PENERAPAN BASDAT JOIN

KEGIATAN PEMBELAJARAN 1 😀

KEGIATAN PEMBELAJARAN 2

KEGIATAN PEMBELAJARAN 3

KEGIATAN PEMBELAJARAN 4 STUDY KASUS

Disini kita diperintahkan untuk membuat database baru dengan nama Universitas. dan terdapat 3 tabel di dalamnya yaitu tabel guru, tabel matapelajaran, dan tabel kelas.

Ketiga tabel sudah dibuat. Maka mari selesaikan 3 soal berikut ini

  1. Tampilkan Nomor dan matapelajaran yang pesertanya lebih dari 40 orang.

2. Tampilkan nip dan nama guru yang mengajar mata kuliah ‘Basis Data’

3. Tampilkan Total jumlah total siswa yang Diajar oleh ‘Steve Budi menggunakan JOIN.

EVALUASI

1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Relational database
adalah kumpulan program dan kemampuan yang memungkinkan tim IT dan     lainnya untuk membuat, memperbarui, mengelola, dan berinteraksi dengan database relasional. 

2. Sebut dan jelaskan macam macam join
Join dapat diklasifikasikan ke dalam dua jenis, yaitu inner join dan outer join.
a. inner join inner join pada dasarnya adalah menemukan persimpangan (intersection) antara dua buah tabel
b. outer join dibagi ke dalam tiga jenis, yaitu left outer join, right outer join, dan full outer join. Left outer join (atau left join) mengembalikan semua nilai dari tabel kiri ditambah dengan nilai dari tabel kanan yang sesuai (atau NULL jika tidak ada nilai yang sesuai). Right outer join (atau right join) pada dasarnya sama seperti left join, namun dalam bentuk terbalik—kanan dan kiri. Full outer join (atau full join) pada hakekatnya merupakan kombinasi dari left dan right join.

3. Jelaskan apa yang dimaksud union
MySQL Union adalah statemen yang mengkombinasikan dua buah atau lebih resultset dari beberapa table dengan statemen SELECT sehingga menjadi satu buah resulset.

KONVERSI SUHU

TAMPILAN DI HP

TAMPILAN DI LAPTOP

Gambar diatas merupakan pengkonversian suhu mulai dari pengkonversian

  • Celcius ke Reamur
  • Celcius ke Kelvin
  • celcius ke fahrenheit
Silahkan click simbol dibawah ini untuk mengetahui javascript nya 

TERIMAKASIH 😀

BOOTSTRAP 4

  1. Pengertian Bootstrap

Bootstrap merupakan salah satu teknologi dalam pemubuatan web yang memudahkan dalam hal desain tampilan website. Bootstrap adalah library atau kumpulan beberapa style CSS yang sering digunakan pada pembuatan halaman web pada umumnya, sehingga designer lebih mudah dalam layouting web page karena hanya tinggal memanggil nama class-class yang telah disediakan. Versi bootstrap yang terbaru adalah Bootstrap 4. Bootstrap juga mendukung halaman web yang responsive sehingga lebih mudah dalam pembuatan layout web untuk desktop maupun perangkat mobile.

2. Penggunaan Bootstrap

Untuk memulai penggunaan bootstrap, kita harus pastikan halaman web yang dibuat telah terkoneksi dengan library bootstrap. Pada modul ini, kita perlu mengunduh library Bootstrap versi 4 dan kita letakkan pada direkrori local kita. Perhatikan contoh berikut ini!.

Berdasarkan penggalan script di atas, terdapat beberapa file eksternal yang dihubungkan ke halaman HTML. Sebelum itu, pastikan kita telah mengatur viewport seperti halnya pada pengaturan halaman responsive pada modul sebelumnya. File yang pertama dihubungkan adalah file bootrstrap.min.css. File tersebut merupakan library dari Bootstrap itu sendiri. Selanjutnya terdapat pemanggilan file jquery.min.js. File tersebut merupakan file yang berisi library javascript yang akan mendukung kinerja bootstrap. Begitu pula dengan fungsi pemanggilan popper.min.js dan bootstrap.min.js, file javascript tersebut yang akan menentukan kinerja dari bootstrap. Untuk konfigurasi bootstrap cukup dengan penggalan script di atas, selanjutnya untuk pemanfaatan dari bootstrap, silahkan ikuti latihan-latihan di bawah ini dengan seksama.

LATIHAN BOOTSTRAP COLOR

LATIHAN BOOTSTRAP GRID

LATIHAN BOOTSTRAP BUTTON

LATIHAN BOOTSTRAP ALERT

LATIHAN BOOTSTRAP CARD

LATIHAN NAVIGATION BAR

LATIHAN BOOTSTRAP SLIDER

LATIHAN BOOTSTRAP MODAL

LATIHAN BOOTSTRAP TABLE

TERIMAKASIH 😀

FUNGSI AGREGAT

 Fungsi agregat (aggregate) adalah fungsi yang menerima koleksi nilai dan mengembalikan nilai tunggal sebagai hasilnya.

Standar ISO mendefinisikan lima jenis fungsi agregat, yaitu:

TUGAS PRAKTIKUM

TABLE PENJUALAN BARANG

Menampilkan KodeBarang, NamaBarang, dan Harga barang termurah

untuk memunculkan perintah diatas kita dapat menggunakan SELECT kode_barang, nama_barang, harga frm penjualanbarang1 where harga = (select min(harga) from penjualanbarang1); pernyataan ini digunakan untuk me crop table stok agar tidak ditampilkan

Menampilkan data buku yang memiliki stok kurang dari 10

untuk menampilkan data dari pernyataan diatas maka kita dapat menggunakan SELECT * FROM penjualanbarang1 WHERE stok < 10; agar tabel yang ditampilkan hanya data stok yang krang dari 10

Menampilkanrata – rata penghasilan yang didapat pada penjualan barang dengan stok diatas 50

untuk menampilkan rata rata pada penjualanbarang makakita perlu memakai SELECT AVG(harga) as rata_rata from penjualanarang1 where stok > 50;

Menampilkan harga barang yang bukan buku dengan harga diatas 2000 dan stok dibawah 30

untuk menampilkan pernyataan diatas maka diperlukan select harga from jualbarang1 not like ‘%Buku%’ and harga > 2000 and stok < 30;

TABLE MATAKULIAH

untuk menampilkan jumlah matakuliah yang mengandung kata “basis data” maka memerlukan select count(*) as jumlah from matakuliah1 where nama_mk like ‘%Basis Data%’;

untuk menampilkan total sks pada matakuliah dengan kode_mk selain PTI adalah select count(sks) as total_sks from matakuliah1 where kode_mk not like ‘PTI%’;

untuk menampilkan jumlah matakuliah1 yang mengandung sistem maka diberlakukan seperti ini select count(*) as jumlah from matakuliah1 where nama_mk like ‘Sistem%’;

TERIMAKASIH 😀

TUGAS SQL

MATERI

SQL terdiri dari beberapa komponen, diantaranya yang sangat fundamental adalah DDL (Data Definition Language) dan DML (Data Manipulation Language) 1. DDL (Data Defiition Language) menyediakan perintah yang berhubungan dengan operasi dasar seperti mendefinisikan, memodifikasi dan menghapus skema relasi misalnya tabel, view, prosedur, dan dungsi. Contoh perintah DDL adalah CREATE ALTER dan DROP. 2. DML (Data Manipulation Language) menyediakan perinah untuk menambah, mekodifikasi, menghapus dan mengambil data dalam basis data. Contoh perintah DML adalah : INSERT, UPDATE, DELETE, SELECT.

LATIHAN

LATIHAN TABEL MAHASISWA

SELEKSI DENGAN KRITERIA

A

B

C

SELEKSI DENGAN OPERATOR LIKE

A

B

C

TUGAS PRAKTIKUM 1

penjelasan cara membuat table terdapat pada gambar disamping

command menggunakan select * from matakuliah1 where sks =1 and 4;

command menggunakan select * from matakuliah1 where sks = 3;

TUGAS PRAKTIKUM 2

Untuk membuat tabel diatas langkah langkah terdapat pada gambar disamping

untuk menciptakan tabel disamping kita menggunakan command select * from pegawai where like ‘Malang’;

command yang digunakan select * from pegawai where jk =”L” and th_masuk > 2010 order by th_masuk desc; (untuk mengurutkan berdasarkan tahun terbesar)

pada gambar disamping dipergunakan command select * from pegawai where th_masuk < 2012 and alamat =”Malang”;

ITULAH BEBERAPA PENJELASAN

MAAF JIKA ADA SALAH KATA DAN KURANG JELAS

TERIMAKASIH 😀

NORMALISASI DATABASE

Normalisasi diartikan sebagai suatu teknik yang menstrukturkan atau mendekomposisi atau memecah data menggunakan cara–cara tertentu untuk mencegah timbulnya permasalahan pengolahan data dalam basis data.

GAMBAR STRUK PEMBELIAN

Gambar diatas merupakan sebuah struk pembelian yang akan kita normalisasikan.

Bentuk Tidak Normal

Bentuk 1NF

bentuk normalisasi 1NF

Bentuk 2NF (tabel pembeli dan tabel barang)

bentuk normalisasi 2NF

Bentuk 3NF (tabel pembeli, tabel barang, dan tabel kasir)

bentuk normalisasi 3NF

ITULAH CONTOH NORMALISASI SEMOGA PAHAM

TERIMAKASIH 😀

HTML

HTML

HTTP (Hypertext transfer protocol) merupakan protokol yang digunakan untuk mentransfer data antara web server ke web browser. Protocol ini mentransfer
dokumen-dokumen web yang ditulis atau berformat HTML (Hypertext Markup Language). Dikatakan markup language karena HTML berfungsi untuk ‘memperindah’ file teks biasa untuk ditampilkan pada program web browser hal ini dilakukan dengan menambahkan elemen atu sering disebut sebagai tag-tag pada file teks biasa tersebut. Tag HTML biasanya berupa tag-tag yang berpasangan dan ditandai dengan symbol lebih besar (). Pasangan dari sebuah tag ditandai dengan symbol garis miring (/). Misalnya pasangan dari tag adalah. Dalam hal ini kita sebut sebagai elemen dan biasanya dalam suatu elemen terdapat atributatribut untuk mengatur elemen itu. Jadi misalnya elemen bila ditulis dengan atributnya adalah sebagai berikut: …. Dalam penulisan tag HTML tidaklah case sensitive artinya pengguna huruf kecil ataupun capital tidaklah menjadi masalah.

STRUKTUR HTML

Struktur file HTML diawali dengan sebuah tag dan ditutup dengan tag . Di dalam tag ini terdapat dua buah bagian besar, yaitu yang diapit oleh tag … dan tag … Bagian yang diapit oleh tag HEAD merupakan header dari halaman HTML dan tidak ditampilkan pada browser. Bagian ini berisi tag-tag header seperti … yang berfungsi untuk mengeluarkan judul pada tittle bar window web browser. Bagian kedua, yang diapit oleh tag BODY merupakan bagian yang akan ditampilkan pada halaman web browser nantinya. Pada bagian ini anda akan menuliskan semua jenis informasi berupa teks dengan bermacam format maupun gambar yang ingin sampaikan pada pengguna nantinya. Anda dapat melihat beberapa pada link yang saya cantumkan.

https://github.com/trarask26/webhtml

SEKIAN TERIMAKASIH 😀